Sime Vrsaljko Yakin Inter Masih Punya Peluang Besar

Sime Vrsaljko merasa yakin jika Inter Milan masih mempunyai peluang besar sekarang ini. Bek kanan milik Inter Milan, Sime Vrsaljko itu sendiri, merasa peluang timnya menjuarai Liga Italia musim ini masih terbuka. Ya, sampai memasuki match day ke 10 sekarang ini, Juventus masih belum terkalahkan dan kukuh di puncak klasemen dengan koleksi 28 poin. Menurut penilaian pria yang kini sudah memasuki usia 26 tahun tersebut, kompetisi Liga Italia masih panjang dan tidak bijak menyebut Juventus pasti menjadi juara di akhir musim. Ia menyatakan, Serie A Italia memang sudah diikuti oleh begitu banyak klub hebat. Namun, peluang timnya di Liga Italia memang masih terbuka lebar di mana mereka memang memiliki permulaan yang salah. Tapi sekarang ini, mereka sudah mulai pulih sekarang ini.

Seperti yang dilansir dari Sky Italia, pria berumur 26 tahun tersebut menyatakan klub tentu saja masih dapat menjadi lebih baik lagi ke depannya, di mana mereka benar-benar kuat dan mampu melaju sejauh mungkin. Pada saat ini, FC Internazionale itu sendiri tengah berada di posisi ke 2 dan diketahui memiliki jarak sejauh enam angka dari Juventus. Vrsaljko percaya dengan kekuatan skuad saat ini, Inter Milan setidaknya bisa finis tiga besar guna mendapat tiket Liga Champions. Sime Vrsaljko mengatakan jika duel ini tentu saja masih berlangsung sangat panjang karena musim belum berakhir. Tim akan menjalani laga demi laga ke depannya dan melihat ada di mana mereka nanti pada akhir musim. Rekan Luka Modric di tim nasional Kroasia itu menyatakan, sudah pasti semua orang memiliki harapan besar untuk dapat bermain di Liga Champions musim depan dengan finis di posisi tiga besar di Serie A Italia. Berhadapan dengan Lazio pada musim ini, Inter Milan untuk kali pertama tampil di Liga Champions setelah absen dalam tujuh edisi terakhir.

READ MORE :   Chivas tetap sabar dan solid dalam kemenangan penting atas New York Red Bulls

Di mana pada periode tersebut, Juventus tampil sangat digdaya di kompetisi domestik. Juventus meraih tujuh trofi Liga Italia yang disandingkan dengan tiga Piala Super Italia dan empat Copa Italia. Luciano Spalletti, di sisi yang lainnya selaku pelatih Inter Milan mengungkap rasa kecewanya setelah tim mengalami kekalahan dari FC Barcelona pada pertandingan ketiga Grup B Liga Champions yang digelar di Stadion Camp Nou, Barcelona, Spanyol. Di mana FC Barcelona sukses mengamankan tiga poin setelah menaklukkan Inter Milan dengan dua gol tanpa balas. Gol-gol El Barca dicetak oleh Rafinha (menit ke-32) dan Jordi Alba (83′). Menurut penilaiannya, penampilan yang sudah ditunjukkan oleh Mauro Icardi beserta kolega itu sendiri memang tdak memenuhi ekspektasinya. Hal itu yang mengakibatkan dirinya merasa sedih sesuai laga.

Sebagian besar kesedihannya tersebut disebabkan karena ia menginginkan proses pendekatan yang benar-benar berbeda pada babak pertama pertandingan. Seperti dikutip dari laman resmi UEFA, Spalletti pun menambahkan jika timnya seolah tidak cukup berani untuk memainkan bola ketika sedang menguasainya dan tim justru membiarkan Barcelona bermain seperti yang mereka inginkan. Peramu strategi yang sudah memasuki usia 59 tahun itu pun menyadari sulit bagi timnya untuk bisa membawa hasil positif dari markas Barcelona apabila hanya beraksi dengan seadanya. Klub tentu saja tak dapat datang ke markas milik El Barca hanya untuk melakukan pertahanan saja.

READ MORE :   Mason Mount mengambil cara 'sulit' untuk memajukan karir Chelsea dan Inggris

Baca Juga :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy @ 2018 Judi Online | Taruhan Bola | Agen Bola | Agen Sbobet | Situs Agen Casino Sbobet Online & Judi Bola Online Terpercaya Frontier Theme